Terima Surat Terbuka Asosiasi Industri Kreatif, Sandiaga Uno : Event Dapat Dilaksanakan Bertahap

JAKARTA, PROKALTIM – Kabar gembira datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, memberikan tanggapan terkait surat terbuka yang dilayangkan oleh sejumlah pelaku industri kreatif, di antaranya Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), Forum Backstager Indonesia (FBI), Asosiasi Visual Jockey Indonesia (AVJI), Indonesian Artist Manajement Association (IMARINDO), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Forum Jazz Indonesia, Indonesia Event Industry Council (IVENDO), Penata Cahaya Indonesia (PECAHIN), Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Stage Management Community (STAMINA), PKPE, Solidaritas Penata Musik Indonesia (SPMI) dan Jogja Festivals.

Seperti dikutip Detik.com, Sandiaga Uno mengatakan telah bertemu dengan Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda dan bersepakat untuk memperbolehkan kembali adanya kegiatan seni pertunjukan secara bertahap.

“Terima kasih untuk bapak Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda yang mengangkat isu yang berkaitan dengan konser musik dan beberapa event lain, dari musik, teater, film bisa dibuka secara bertahap dan kami sangat bersepakat,” ungkap Sandiaga Uno dalam siaran persnya.

Event konser yang sedang ditunggu banyak masyarakat dapat berlangsung normal kembali.

Sandiaga Uno juga mengungkapkan usulan tersebut telah disampaikan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.

Baca juga  Hijrah dari Karyawan Jadi Pengusaha, Brian Murpratomo Owner Kamu Pasti Kepedasan

Dalam rapat Koordinasi sebelumnya, Kemenparekraf dan Polri sedang menyusun panduan dalam pelaksanaan seni pertunjukan yang merujuk protokol kesehatan yang ketat dan disiplin yang meliputi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan pelestarian lingkungan (CHSE).

Sandiaga Uno berpendapat, saat ini, yang seharusnya menjadi fokus dari pihak yang berwenang memberikan izin terhadap pertunjukan bukan lagi kapan kegiatan seni pertunjukan dapat diadakan. Melainkan, bagaimana seni pertunjukan yang berlangsung dapat dengan ketat menjamin tidak adanya pelanggaran protokol kesehatan.

“Kami mendukung sekali dengan bergeraknya ekonomi kreatif, karena itu juga menjadi tugas dan fungsi kami dan kita harus menekan terus lajunya penularan covid-19 melalui 3M, 3T dan juga vaksinasi,” kata Sandiaga Uno.

“Saya yakin, pemikiran saya dan pak Syaiful Huda ini satu frekuensi, bahwa bukan lagi tentang mengenai bagaimana kita memulai, tapi lebih kepada bagaimana memastikan protokol kesehatannya berjalan dengan baik,” tambahnya.

Menurut Sandiaga Uno, penanganan pandemi COVID-19 tetap harus menjadi hal utama yang ditekankan. Oleh karena itu, dia memberi usulan untuk mengizinkan kegiatan pertunjukan secara bertahap sesuai dengan status zona dari kawasan tempat berlangsungnya acara.

Baca juga  20 UKM Terbaik Naik Kelas, Pemprov Gandeng ACCOR Group

Dengan kata lain, kegiatan pertunjukan yang berlangsung di kawasan yang dinyatakan sebagai zona merah masih dilarang untuk digelar.

Sedangkan kawasan yang berstatus zona kuning akan diterapkan kegiatan berkonsep hybrid, yakni pertunjukan langsung yang dikombinasikan dengan virtual.

Sementara zona hijau katanya diperkenankan untuk digelar seni pertunjukkan, dengan syarat berlangsung dengan protokol kesehatan ketat dan disiplin.

“Kita berharap dengan dibukanya kembali dan diselenggarakannya event-event ini akan menggairahkan ekonomi rakyat tanpa menimbulkan risiko baru peningkatkan kasus covid-19. Itu yang menjadi harapan kami, dan kami akan pastikan dan pimpin secara langsung,” jelas Sandiaga Uno.

“Kami akan hadirkan satu kebijakan yang berpihak kepada bagaimana kita membangkitkan kembali ekonomi, terutama juga memulihkan pariwisata dan merestorasi ekonomi kreatif kita, jangan sampai kejadian ini menurunkan tingkat kreatifitas dari masyarakat,” sambungnya. (cow)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana