8-10 Mei, Disdag Gelar Bazar Murah di Balikpapan Ocean Square

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Jelang Hari Raya Idulfitri, biasanya terjadi fenomena peningkatan kebutuhan akan sembako. Oleh karena itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan menggelar bazar murah di di pintu masuk Mal Balikpapan Ocean Square (BOS).

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari (8-10/5) ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan masyarakat akan bahan pangan dengan harga terjangkau. Selain itu, bazar ini juga merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Bazar murah ini rata-rata diikuti oleh para distributor. Hal ini diharapkan bisa menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Kepala Disdag Kota Balikpapan, Arzaedi Rachman berpesan kepada peserta bazar, kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat harus lebih terjangkau.

“Kepada distributor kalau misal harga yang dijual sama saja dengan harga di pasar, ya bukan bazar murah,” katanya

Baca juga  Rivan A Purwantono dan Myland, Dirut dan Dirkeu Jasa Raharja Raih Penghargaan TOP BUMN Awards 2021

Dikatakannya, bazar murah ini digelar hasil kolaborasi antara Disdag, Bank Indonesia, dan BOS. Ada sekira 10 distributor yang terlibat dan dua stan UMKM. Di dalam lokasi bazar murah pihaknya juga membuka layanan klinik perizinan

“Anggaplah semacam CSR juga dari BOS ini. Kolaborasi ketiga pihak ini dengan lambang TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah). Kami juga buka konsultasi ekspor bagi UMKM,” ujarnya.

Dirinya melanjutkan, di antara distributor atau ritel yang terlibat adalah Hypermart dan Lottemart. Selain itu, ada stan Bulog serta stan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.

“Ada juga dari Dinas Pertanian yang membawa petani-petani,” katanya.

Harga seluruh produk, dikatakannya, minimal sama dengan hargadi pasaran atau lebih murah. Sebelum pelaksanaan juga digelar rapat dengan distributor, yang mana harga kebutuhan yang dijual disesuaikan dengan harga pokok.

Baca juga  Kick Off Road to FESyar, BI Balikpapan Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren

“Kami kan sifatnya membantu masyarakat. Itupun tidak lama, hanya tiga hari. Mengingat juga kegiatan izinnya sementara. Tahun ini sebenarnya tidak ada program kami bazar murah karena masih pandemi. Tapi masyarakat banyak yang menanyakan, jadi akhirnya kami buka tiga hari,” urainya.

Untuk diketahui, pelaksanaan bazar murah ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jalur masuk dan keluar dipisah. Selain itu, pihak penyelanggara juga menyediakan hand sanitizer serta pengecekan suhu badan bagi masyarakat yang akan masuk ke bazar. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana