Polri Launching Aplikasi 110 di Seluruh Polda se-Indonesia, Kapolda Kaltim Menyaksikan Secara Virtual

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Untuk meningkatkan Polisi Republik Indonesia (Polri) berbasis IT serta memudahkan masyarakat dalam memberikan informasi atau laporan pengaduan awal tentang suatu peristiwa baik tindak pidana, laka lantas atau kejadian yang memerlukan keamanan, maka Polri melaunching aplikasi 110 secara virtual, diikuti seluruh Polda se-Indonesia, Kamis (20/05/2021).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto disaksikan pejabat utama Polri, melaunching aplikasi 110 yang lain dengan kontrol tombol sirine sidik jari.

Sedang di Kalimantan Timur (Kaltim), Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak didampingi Pangdam VI Mulawarman Mayjen Heri Wiranto, Asisten I Pemprov Kaltim H Muhammad Jauhar Effendi, dan pejabat utama Polda Kaltim. Menyaksikan secara virtual melalui video di Gedung Mahakam Mako Polda Kaltim Jalan Kolonel Syarifuddin Yoes Balikpapan, saat launching aplikasi 110 dilakukan oleh Kapolri.

Baca juga  6 Unit Kendaraan Spesialis Pengetap BBM Bersubsidi Diciduk Kapolresta Samarinda


Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, aplikasi 110 di Polda Kaltim sudah hidup jadi masyarakat sudah bisa pakai, 110 untuk menyampaikan panggilan emergensi, panggilan layanan khusus.

“Jadi silakan masyarakat sudah bisa menghubungi 110 untuk meminta layanan, saya sudah menetapkan waktu respons-nya paling lama 10 menit, khusus masyarakat Kota Balikpapan,” kata Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan, sudah dilaksanakan di Polresta Balikpapan dengan disiapkan puluhan kendaran berupa motor dan mobil untuk melayani panggilan darurat 110 tersebut.

“Waktu paling lama 10 menit, kami telah menyiapkan sebanyak 70 personel yang disprintkan khusus untuk pelayanan 110. Itu dilakukan karena anggota Polresta Balikpapan tidak cukup, maka kemarin kita ambil dari Polda, dimutasikan ke Polresta Balikpapan,” terangnya.

Baca juga  Titip Makanan Lauknya Sabu untuk Warga Binaan Lapas, Tiga Sopir Travel Ditangkap

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak bermain-main dengan layanan 110 ini. Pelaku panggilan iseng, dipastikan akan mudah diketahui, tetapi tujuan dari dilaunchingnya aplikasi 110 ini bukan untuk itu.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya hanya untuk yang benar-benar membutuhkan layanan polisi ini, apa saja. Dan kami minta masyarakat benar-benar memanfaatkan layanan 110 ini dengan sebaik-baiknya, tidak untuk iseng,” ucapnya.

Sementara itu Kapolda juga menyampaikan, aplikasi 110 bermanfaat untuk mendeteksi atau apa saja termasuk ibu hamil yang butuh pertolongan polisi. “Mungkin ada Ibu hamil mau ke rumah sakit, terus berangkat nggak punya kendaraan jadi dia melayani apa saja tidak hanya kejadian atau kriminalitas,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana