RS Bersalin Sayang Ibu Terganjal Lahan Rencana Menjadi RSUD Balikpapan Barat

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Rumah Sakit (RS) Bersalin Sayang Ibu yang terletak di tepi Jalan Letjen Soeprapto atau tepatnya lintasan menuju Jalan Asrama Bukit, Kecamatan Balikpapan Barat, sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, tapi kondisinya sekarang belum juga diperluas.

 

RS Bersalin ini yang sudah tidak layak dan harus segera direlokasi ke tempat lain, ternyata hanya wacana. Ganjalannya adalah persoalan lahan yang hingga kini belum jelas. Padahal, RS ini sangat dibutuhkan masyarakat.

 

Visi dan misi Wali Kota Terpilih Rahmad Mas’ud dalam meningkatkan fasilitas kesehatan secara merata di Kota Beriman Balikpapan, sudah menjadi target yang akan segera di realisasikan.

 

Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Pantun Gultom mengatakan visi misi dalam penyusunan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2024, yaitu sesuai dengan rencana peningkatan status RS Bersalin Sayang Ibu yang ada di Balikpapan Barat, yang akan menjadi RSUD.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Pantun Gultom. (foto : ato)

“Menurut informasi tadi, saat Rapat dengar Pendapat (RDP) dengan pihak RS Bersalin Sayang Ibu, ternyata ada tanah beberapa petak itu yang dikuasai oleh masyarakat juga ditempati, yang ternyata tanah tadi itu hibah dari Provinsi, yang sebelum ditempati oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim sudah lama terbengkalai hingga dikuasai masyarakat, dan baru beberapa tahun terakhir ditempati RS Bersalin Sayang Ibu,” kata Pantun Gultom, kepada media, belum lama ini.

Baca juga  Demi Pemerataan Pendidikan Balikpapan, Subari: Dukung Pemkot Subsidi Siswa di Sekolah Swasta

Padahal lahan RS Bersalin Sayang Ibu ini sangat memadai untuk bisa dijadikan RSUD di kawasan Balikpapan Barat. “Kita dengar tadi dengan di atas lahan 6.000 meter persegi dan sangat memadai untuk ditingkatkan statusnya maupun kapasitas ruangannya,” ucap Pantun.

Itu sudah pernah dikasih konpensasi kepada dua masyarakat tersebut. Padahal lahan yang dihibahkan tersebut sudah diinformasikan yang menempati. “informasi tadi yang kita Galih Itu sudah pernah dikasih kompensasi kepada dua masyarakat yang menempati yang notabennya mantan pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi yang lama, tapi sayangnya lahan masih dikuasai dan ditempati,” terangnya.

Menurut Pantun, nanti dari komisi IV DPRD Kota Balikpapan, tetap akan support juga kawal, bagaimana supaya apa yang menjadi harapan warga disana termasuk pengelola RS Bersalin Sayang Ibu ini bisa ditempuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot). “Harapan mereka melihat Ibu-ibu atau warga yang melakukan persalinan, Katanya.

Justru sekarang RS Bersalin Sayang Ibu ini sesuai informasi tadi semacam rujukan dari berbagai rumah sakit. “Tempat rujuk saat ini bahkan dari RS Siloam juga katanya merujuk ke RS Bersalin Sayang Ibu terus dari RS Restu Ibu juga merujuk ke sana, dan apalagi kalau kasus-kasus bayi yang lahir prematur, artinya peralatan RS Bersalin Sayang Ibu cukup memadai dari RS lainnya,” ungkapnya.

Baca juga  Gelar Rapat Paripurna, DPRD Lanjutkan Pembahasan LPJ APBD 2021

Disinggung soal mengetahui kasus lahan RS Bersalin Sayang Ibu, katanya kalau dibilang mengetahui sih DPRD belum mengetahui secara spesifik karena kita juga kan baru dapat informasi dari rumah sakit. “Namun yang kita sampaikan tadi coba ditanya dulu atau dianggarkan berapa kira-kira kalau untuk melakukan pembebasan atau memberikan kompensasi kepada masyarakat yang menempati lahan tersebut,” ungkap politisi PDIP ini.

 

Sementara itu Direktur RS Bersalin Sayang Ibu, dokter Indah Puspitasari mengatakan, RDP dengan komisi IV Kota Balikpapan, soal pencapaian kinerja kita 2019-2020, juga mau membangun rumah sakit. “Mudah-mudah bisa terealisasi, sesuai dengan apa programnya Wali Kota terpilih H Rahmad Masud, pada 2021-2024 mendatang

Dia juga menyampaikan, RS Bersalin Sayang ibu di wilayah Balikpapan Barat, Insyaallah pengembangan jadi RSUD Balikpapan Barat.

“Yang pasti kami terima kasih dari Komisi IV untuk sama-sama kita membantu masyarakat terutama Balikpapan Barat. Ya karena kami kebetulan juga lokasi di wilayah Balikpapan Barat dan memang kami dari pihak eksekutif sangat dibantu banget komisi IV untuk mewujudkan rumah sakit,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana