Tabung Oksigen Langka Dari Distributor, Lonjakan Pembelian Oksigen Meningkat Ditengah Pandemi Covid-19

SAMARINDA, PROKALTIM- Kasus Covid-19 Sejak 2020 lalu membuat seluruh masyarakat indonesia sibuk dibuatnya, dari mempersiapakan vitamin, obat- obatan, pembersih tangan (handsanitizer), masker, hingga kebutuhan pokok lainnya, namun sekarang ditambah lagi dengan membludaknya pasien Covid-19 maka tinggi pula angka kebutuhan oksigen.

Oksigen kini menjadi kebutuhan yang paling banyak dicari, menjadi hal pokok yang paling banyak diburu, untuk pasien Covid-19 maupun masyarakat yang membelinya untuk persiapan.

Pantauan tim Prokaltim.com dilapangan tertuju pada sebuah apotik yang berada tepat di depan rumah sakit plat merah milik pemerintah provinsi Jalan Palang Merah Indonesia, Samarinda Ulu.

Aktivitas Senin (5/7) pagi Apotik sudah dimulai, hilir mudik pasien berdatangan dari yang hanya sekedar menanyakan informasi obat serta jam praktik dokter, hingga membeli obat dan vitamin serta tabung oxygenpun mulai berdatangan.

Baca juga  Covid-19 Melonjak, Binda Kaltim Genjot Vaksin

Pemilik sarana apotik Ferry Syahroni mengatakan, lonjakan pembelian oxygen meningkat dari biasanya, dari data yang dihimpun untuk pembelian oxygen dibanding tahun lalu terjadi lonjakan, bisa mencapai 5 tabung perhari terjual. Kata Ferry.

“Meningkat dari tahun lalu penjualan tabung oxigen ini, kalau tahun lalu tidak menentu, saat ini bisa mencapai 5 tabung sehari terjual,” Jelasnya.

Diakuinya kebutuhan guna membentengi diri dari serangan covid-19 tak hanya sekedar obat dan vitamin saja melainkan penggunaan tabung oxygen juga dibutuhkan terutama bagi pasien yang terpapar virus covid-19, Dalam sehari pihaknya mampu melayani pengisian tabung (refile) sekitar 20 tabung perhari.

“Untuk pasien yang datang untuk membeli isi ulang saja bisa mencapai 20 tabung dalam sehari,” Ucap Ferry.”Lagi isi ulang tabung ini karna ada keluarga yang isolasi mandiri dirumahnya,” Ucap seoarang pembeli yang tak mau disebutkan namanya.

Baca juga  Kunjungan Danlantamal XIII dan Danlanal Balikpapan ke Gubernur Provinsi Kaltim Beserta Forkopimda

Hingga saat ini pihak sudah sangat kesulitan untuk mendapatkan tabung oxygen dari distributor.

“Jadi yang kami jual sisa stok saja, sisanya melayani isi ulang dengan cara tukar tabung saja,” Imbuhnya.

Dirinya mengaku, tidak ingin mengambil keuntungan di atas penderitaan orang lain, sebagian kebutuh Covid-19 sudah saya turunkan harganya.

“Tidak mau mengambil keuntungan diatas penderitaan orang lain, harga kebutuhan covid sudah saya turunkan demi kepentingan bersama dan semoga pandemi ini cepat berlalu dan ekonomi segera bangkit,” Tutupnya. (Sam/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana