Demam Cupang Menjadi Berkah Masa Pandemi

Cupang, Hobi Jadi Cuan

Solusi Peningkatan Ekonomi di Masa Pandemi

SAMARINDA. Covid-19 tak hanya menghantui kesehatan, namun lebih dari itu, dampak ekonomi jelas terasa berat, banyak pengangguran, bisnis bergugurab, mau berpangku tangan?

Harapan itu masih ada, itulah yang dikatakan Irawan (34), yang banting setir dari usaha kuliner ke penjual cupang yang diberi nama Betta Sea Samarinda ini.

“Bisnis jatuh, dari yang biasanya puluhan bahkan seratusan porsi bisa dijual, Corona datang langsung merosot, bisa dihitung jari”, kata Irawan sambil memegang kepalanya.

Namun, dimasa sulit itu, lanjutnya, Irawan melihat celah, hobi yang ditekuninya mulai booming, tak ambil pusing, jualan kuliner yang berusia tiga tahun itu ia tutup, lalu fokus ke ternak Cupang.

Baca juga  Selamat Hari Jadi ke-124 Tahun Kota Balikpapan!

Kini ia bisa meraup untung jutaan bahkan sampai puluhan juta sebulan, ini dikarenakan banyaknya orang yang work from home (WFH) dan sekolah daring, mencari sesuatu yang bisa dikerjakan dirumah, pilihan banyak jatuh di peliharaan cupang.

“Cupang, selain warnanya menarik dan banyak jenis, pemeliharaannya juga tak sulit, yang penting jaga air selalu bersih, kuat dibanding ikan lainnya”ungkapnya.

Tampaknya disetiap daerah hampir rata demam cupang, di Balikpapan tim redaksi menemui Andri Prastyawan (40), pemilik galeri cupang CB8.

“Saya mulai Juni untuk ternak dan jual cupang, masa pandemi, kita liat peluang dan potensi cukup besar di cupang,” tuturnya saat ditemui di Perumahan Wika Cluster Berau CB8 nomor 21.

Baca juga  Backstagers dan RedDoorz Promo Hotel, Diskon Hingga 25 Persen

Cupang, menurutnya akan bertahan dan mulai turun di penghujung 2021, ini hanya prediksi, semua tergantung dari pemain cupang sendiri, dari attitude peternak dan penjual cupang sendiri.

Rp 1 – Rp 1,5 juta perhari adalah omset yang didapatkan olehnya, bahkan ada penjual yang beromset milyaran dalam sebulan. (Adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana