Geger! Wanita Muda Gantung Diri, Tulis Pesan Terakhir untuk Om RT

SAMARINDA, PROKALTIM– Warga Jalan Pemuda 3 RT. 06 Kelurahan Temindung Permai, Sungai Pinang dibuat gempar, atas penemuan jasad perempuan dalam keadaan leher terikat kain sarung di sebuah rumah kayu sekitar pukul 17.00 Wita, Senin (25/1).

Tetangga sekitar membenarkan bahwa sosok mayat perempuan tersebut adalah Endang Hestorina (36).

Aldiansyah (19), saksi pertama yang melihat dan menemukan korban, tepat Pukul 17.00 Wita saksi tiba di rumah korban, diminta tolong sama temannya untuk cek rumah tersebut.

Pesan terakhir korban buat Om RT melalui catatan dalam buku. (foto: pandhu)

Saksi mengucapkan salam berkali-kali tapi tidak ada respon, lalu inisiatif mengintip mencari celah lubang yang ada disekitar dinding rumah, karena tidak terlihat, Aldiansyah membuka jendela depan, disitu dia kaget, ada tangan terjuntai dan saat diperhatikan ternyata benar ada orang tergantung, bergegas saksi mengabarkan ke temannya untuk menghubungi warga dan ketua RT setempat.

Baca juga  Api Lahap 24 Bangunan, 108 Jiwa Menjadi Korban

“Iya benar, saya minta tolong sama Aldi untuk temanin saya kerumah ini, karna saya juga di minta tolong sama paman saya untuk mengecek keadaan penghuni rumah, karena paman saya ada sedikit urusan dengan almarhum, kaget saat Aldi bilang ada orang tergantung didalam rumah tersebut,” ujar Sanas Anina Maulidani (16) yang hendak menemui korban.

Diperkirakan sudah dua sampai tiga hari korban dalam kondisi tergantung, dengan kain sarung yang di sambung-sambung, sementara dugaan tindak kriminal kekerasan lainya tidak terlihat dan masih dilakukan identifikasi dan visum di RSUD AW Syahranie Samarinda.

“Ada beberapa barang bukti di lokasi kejadian yang diamankan seperti telepon genggam, beberapa buku yang bertuliskan pesan terakhir yang di tujukan kepada Ketua Rt 06 yang bertuliskan dirinya bebas covid, penolakan autopsi dan permintaan dikebumikan bersama satu liang lahat orang tuanya,”Ujar Kompol Rengga Saputro, Kapolsek Sungai Pinang, melalui Kanit Reskrim Iptu Akhmad Wira.

Baca juga  30 Lapak PKL Diangkut Satpol PP, Sering Ditegur Namun Bandel

“Tiga hari lalu masih sempat bercengkrama dengan almarhum, sempat saya dikasih baju , jilbab, sambil saya nasihati kalau ada jodoh pastikan disegerakan dan sambil bercanda, orangnya baik aja, memang jarang komunikasi, dia agak tertutup,”ucap Gustianana (56), tetangga korban. (sam/jum/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana