Akibat Saling Ejek Dua Pemuda Masuk Jeruji Polresta Balikpapan

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Akibat mulut, badan binasa. Inilah yang terjadi pada dua pemuda yang dengan gaya abang jagoan, melakukan pengeroyokan pada seorang oemuda lainnya. Alhasil, jeruji besi Mapolresta Balikpapan menjadi persinggahan dua orang pemuda berinisial LM (34) dan SH (28), akibat melakukan tindakan kriminal.

Berdua diciduk oleh Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan akibat kelakuannya yang nekat melakukan pengeroyokan terhadap satu orang.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Manunggal Kampung Buton, Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan pada Senin 15 Februari 2021 sekira pukul 06.00 Wita.

Waktu itu, pelaku melakukan pengeroyokan secara bersama-sama dengan menggunakan tangan kosong dan alat obeng terhadap seorang laki-laki.

“Jadi korbannya laki-laki, mengalami luka lebam dibagian wajah dan luka bocor pada bagian kepala,” kata Waka Polresta Balikpapan AKBP Sepbril Sesa saat pers rilis, Rabu (17/2/2021) siang, kepada Prokaltim.com

Baca juga  Tertib Prokes Covid, Polsek Sungai Pinang Sisir Tempat Hiburan

Setelah dikeroyok, korban langsung menuju Polresta Balikpapan untuk membuat laporan. Selanjutnya Tim Beruang Hitam yang menerima laporan langsung menangkap pelaku.

Pada hari yang sama kedua pelaku diringkus oleh Tim Beruang Hitam di kediamannya di wilayah Sungai Nangka, tidak butuh waktu lama.

“Pelaku diamankan di daerah Sungai Nangka pada hari itu juga. Diamankan juga sebuah obeng yang digunakan untuk memukul kepala korban hingga bocor,” ujar AKBP Sepbril.

Motifnya, lanjut AKBP Sepbril, berawal dari saling ejek.

“Untuk saat ini motifnya saling ejek. Pelaku juga melakukan dalam kondisi sadar, karena kejadiannya pagi hari,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu dari kedua pelaku rupanya seorang residivis dengan kasus yang sama.

Baca juga  Ratusan Siswa/Siswi SD Negeri 003 Balteng Nobar ‘Jo Sahabat Sejati' di Studio CGV Plaza Balikpapan

“Satunya residivis kasus yang sama juga. Antara pelaku dan korban juga kenal biasa,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 170 KUHP. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana