Cuaca Ektrem Hingga Penghujung Februari, Pohon Tumbang Menghantui.

SAMARINDA, PROKALTIM- Hujan dengan intensitas sedang dirasakan sejak Sabtu sore (13/02) hingga dini hari Minggu (14/02) hujan deras disertai angin mengakibatkan banyak pohon tumbang, seperti yang terjadi di Jalan Perjuangan 6, kelurahan Sempaja selatan.

“Hujan dan angin luar biasa deras, mungkin sangking derasnya kami tidak mendengar suara pohon tumbang, hanya suara seng beradu karena tertiup angin saja, saat pagi mau beraktivitas, pohon itu sudah tumbang,” ucap Taufik (49) warga sekitar.

Saat evakuasi Disdamkar kota samarinda dibantu Relawan (foto : prokaltim.com)

Ditemui usai evakuasi, Barkani, Korwil Disdamkar Posko 2 melalui Danru Rescue Disdamkar, Ichwan Wahyudin menuturkan saat mendapat informasi langsung mengerahkan tim rescue serta menurunkan satu unit alat potong di bantu relawan setempat, diperkirakan ketinggian pohon kurang lebih 10 meter, lumayan terkendala di terjalnya posisi jalan dan jalan yang licin.

Baca juga  RSJD Atma Husada Mahakam Sinergi Dengan Unmul, Startegi Peningkatan Layanan Kesehatan

Hal ini seperti prediksi Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Miming Saepudin menyatakan penyebab curah hujan tinggi di Indonesia saat ini karena adanya fenomena monsun Asia musim dingin.

Fenomena ini berlangsung aktif selama periode Januari hingga Februari 2021.

“Adanya fenomena monsum Asia musim dingin, sebagai tanda periode musim hujan di Indonesia, ditambah kondisi dinamika atmosfer lainnya,” ujar Miming

Fenomena cuaca ekstrem ini akan terus berlangsung hingga penghujung Februari, karena inilah masyarakat diminta untuk lebih waspada dan aktif untuk mengawasi lingkungan yang berpotensi pohon tumbang.

“Himbauannya untuk warga Samarinda saat menghadapi cuaca yang tidak menentu ini agar lebih banyak bergotong royong, melaksanakan pemotongan pohon-pohon yang berpotensi tumbang dan mengganggu aktivitas warga serta melaksanakan pembersihan selokan agar tidak terjadi banjir di wilayah yang rawan banjir,”ucap Ichwan Wahyudi mewakili Disdamkar Kota Samarinda. (jum/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana