Selamat Hari Jadi ke-124 Tahun Kota Balikpapan!

Anwar “olle” Cholis

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Sahabat Pro Balikpapan, hari ini, Rabu (10/2/2021), Kota Balikpapan tepat berusia 124 tahun. Ini bukan usia yang muda lagi. Sepanjang perjalanan Kota Balikpapan, banyak kisah menarik yang perlu kita ulas.

Sejarah Singkat
Balikpapan berawal dari sebuah perkampungan nelayan di tepi Selat Makassar pada abad ke-19. Pengeboran pertama sumur minyak di kota ini dimulai pada 10 Februari 1897, yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Balikpapan. Pada tahun 1907, Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) mendirikan kantor di kota ini, yang kemudian diikuti oleh masuknya investasi dari berbagai perusahaan multinasional. Perekonomian kota yang tumbuh sangat pesat memancing banyak pendatang dan ekspatriat ke Balikpapan. Saat ini, Balikpapan telah menjadi kota besar yang multi-etnis dan sering dinobatkan sebagai salah satu kota paling layak huni dan nyaman di Indonesia.

Perusahaan Migas Matilda, J.H Menten, Mr Adam dari Firma Samuel & Co menemukan sumur minyak untuk kali pertama di Balikpapan pada tanggal 10 Februari 1897. (source : google)

Julukan Mendunia
Nah ini dia. Setiap daerah pasti memiliki julukan tersendiri. Namun, ada julukan khas yang masih dialamatkan kepada Balikpapan. Balikpapan Kota Minyak. Ini menandakan bahwa Balikpapan memiliki industri besar pengolahan minyak.

Seiring perkembangan, ada juga julukan lain yang disematkan terhadap Kota Balikpapan, yaitu Kota Nyaman Huni. Istilah ini merujuk survey Indonesian Most Livable City Index yang dilansir Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP), kota ini memiliki nilai di atas rerata secara nasional.

Surganya Kuliner Dunia
Kota Balikpapan paling dikenal dan favorit bagi wisatawan berbagai daerah, termasuk dari luar negeri. Itu karena Balikpapan memiliki daya tarik cita rasa kuliner. Dari makanan tradisional hingga internasional dan kekinian, semua ada di Balikpapan.

Kepiting Lada Hitam Dandito menjadi salah satu destinasi wisata kuliner unggulan cita rasa dunia. (foto: rajatransit)

Destinasi Wisata Dunia
Keberadaan Kota Balikpapan sebagai kota wisata sudah tidak diragukan lagi. Tercatat, wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan secara tabel Badan Pusat Statistik Provinsi Kaltim, kunjungan 2018 sebanyak 2,656 turis, 2019 sebanyak 3,025 turis, namun merosot tajam pada 2020 hanya 589 turis.

Baca juga  Tandatangani Petisi Bersama Wali Kota Beri Dukungan Terhadap Palestina, Budiono: Yang Terpenting Mengakui Kemerdekaan Bangsa Palestina

Keunggulan destinasi wisata di Balikpapan banyak ditemui. Mulai Pantai Manggar, Pantai Lamaru, Kebun Raya Balikpapan, Penangkaran Buaya, hingga wisata sejarah perang dunia ke-2. Dan tentunya destinasi wisata sekitar kabupaten tetangga di BOS Orang Utan, Bukit Bangkirai menjadi salah satu spot primadona turis maupun peneliti dari mancanegara.

Selain itu, berbagai tempat menarik dan unik akan membuat wisatawan merasa senang datang ke Balikpapan. Mal ada di mana-mana, restoran dengan ragam konsep unik, wahana permainan ada, tempat hiburan juga terdapat di banyak titik.

Wisatawan asing berkunjung ke penangkaran Beruang Madu di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Km.23 Balikpapan. (foto: travelingyuk)

Kota MICE
Balikpapan mendapat julukan sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) sejak era kepemimpinan Walikota H. Imdaad Hamid. Sejak itu, Balikpapan menjadi tujuan utama kegiatan utama nasional dan internasional. Tidak sedikit kegiatan internasional terselenggarakan di Balikpapan. Hal ini tentu dukungan fasilitas dan Infrastruktur yang sudah memadai, mulai hotel, transportasi, venue event dan SDM yang mumpuni di bidangnya.

The 9th Balikpapan Expo 2013,The Biggest Mining,Oil and Gas Expo In Kalimantan. (foto : sinarexpo)

Mari kita bersatu bersama Menjaga Balikpapan!
Dibalik perkembangan dan kemajuan yang pesat ini, kita tidak bisa menutup mata. Bahwa Balikpapan menjadi kota Metropolis maju dan berkembang di Kalimantan ini adalah peran serta masyarakat Balikpapan yang sangat peduli dan cinta terhadap Balikpapan. Mengapa? Sebab, untuk menjaga dan membangun Kota Balikpapan tak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota saja.

Baca juga  HANI, Dibuka Presiden Jokowi, Berantas Narkoba, Tingkatkan Rehabilitasi

Mengingat pesan Gubernur Kaltim H.Isran Noor pada moment HUT Balikpapan ke-123, beliau menyampaikan rasa bangganya kepada kota yang selalu bertabur prestasi. Sejak dulu sebagai pintu gerbang kemudian menjadi kota penyangga. Untuk itu, Gubernur mengimbau pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu saling menjaga Balikpapan agar tetap aman dan nyaman.

“Balikpapan terpilih sebagai Kota Layak Huni, dan selalu mendapatkan penghargaan yang terbesar di setiap Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim,” puji Isran.

Gubernur Kaltim Isran Noor. (source : google)

Hanya Peringatan Sederhana Saja!
Hari ini, tepat 124 tahun kota kita telah berusia, hingar bingar pesta dan perayaan sudah tak seindah tahun 2020 lalu. Tahun ini karena berlangsung dalam sitausi pandemi COVID-19, HUT Kota Balikpapan dirayakan berbeda dibanding sebelum-sebelumnya. Seluruh rangkaian kegiatan digelar dengan standar protokol kesehatan yang ketat dan tidak menghadirkan massa. Tak ada kemeriahan, tak ada karnaval, dan tak ada aneka keseruan seperti tradisi biasanya.

Tujuannya demi meminimalisir risiko penularan dan penyebaran COVID-19. Sehingga, puncak peringatan kegiatan HUT Kota Balikpapan pun digelar sederhana. (*)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana