Bulan Puasa Vaksinasi Tetap Dilaksanakan Pemerintah Akan Kirim Vaksin Covid-19 dengan Merek AstraZeneca

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Meski pada pekan ini tidak ada penambahan kategori siapa saja yang divaksin karena mengingat masih terbatasnya jumlah vaksin yang diterima pemerintah kota Balikpapan dari Pemerintah pusat. Pemberian vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan masih terus dilaksanakan.

Dokter Dio sapaan Andi Sri Juliarty, Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan mengatakan, hingga Rabu (24/3/2021) cakupan vaksinasi kumulatif di Balikpapan untuk lansia sudah mencapai 20,6 persen untuk pemberian dosis pertama atau 5.608 lansia sudah divaksin dari 55.712 sasaran vaksin untuk lansia.

“Bagi lansia masih 10 persen dari jumlah lansia di Balikpapan untuk di vaksin covid-19,” kata dokter Dio kepada awak media, Kamis (25/3/2021).

Kemudian untuk petugas publik yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama berjumlah 22 persen dan tenaga kesehatan 109 persen.

Baca juga  HUT ke-5 Formak Melantik Pengurus LBH. Siap Berikan Bantuan Hukum Ke Masyarakat Miskin

“Sedangkan bagi lansia untuk pemberian dosis kedua baru mencapai 0,2 persen, petugas publik 9,6 persen dan 98,2 persen untuk tenaga kesehatan,” ucapnya.

Dokter Dio menambahkan, dalam waktu dekat Pemerintah Pusat akan kembali melakukan pengiriman vaksin Covid-19 dengan merek AstraZeneca ke Kaltim dengan jumlah dosis sekitar 300 tapi vaksin tersebut masih dikhususkan bagi anggota TNI Polri.

“Untuk jumlah yang diterima Kota Balikpapan kita belum mengetahui pastinya, karena jumlah tersebut seperti akan dibagi bagikan ke Kabupaten dan Kota yang ada di Kalimantan Timur,” ungkap Dio.

Sementara itu Wali Kota, H Rizal Effendi menyampaikan, saat bulan Ramadhan vaksin tetap dilaksanakan, nanti ada yang siang ada yang malam itu sekalian dilakukan seberapa vaksinnya datang.

Baca juga  KPU Balikpapan Buka Rekrutmen PPS, Komorbid Tak Boleh Daftar PPS

“Karena kalau yang keberatan siang kita lakukan malam yang tidak keberatan kita lakukan siang, karena kita ngejar waktu yang berkaitan dengan petugas pelayanan publik kemudian sama-sama jumlahnya sekitar 50.000 orang 100.000 orang yang kemudian kita harus mengejar juga guru yang 7.000 baru 2.700 yang divaksin masih ada tiga 4.310 yang harus divaksin agar kita siap kalau nanti sekolah bisa kita laksanakan pada bulan Juli,” kata Wali Kota H Rizal Effendi yang juga ketua Satgas Covid-19 Kota Balikpapan. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana