Kerja Sama Pertamina MOR VI Kalimantan-Iwapi Balikpapan Makin Erat, Hari Ini Launching Endorse Pinky Movement LPG

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Kerja sama antara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) DPC Balikpapan dengan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan telah terjalin sejak tahun lalu melalui program kemitraan. Melalui program ini, Pertamina telah mengucurkan dana sebesar Rp 8,3 miliar untuk mengembangkan usaha anggota Iwapi.

Kerja sama rupanya tidak hanya berhenti di situ saja. Hari ini (24/8) , Pertamina MOR VI Kalimantan dan Iwapi DPC Balikpapan menggelar kegiatan bertajuk “Launching Endorse Pinky Movement LPG Pertamina”. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka HUT ke-46 DPC Iwapi Kota Balikpapan.

Kegiatan yang digelar di Atrium Plaza Balikpapan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pertamina, ketua DPC Iwapi Balikpapan, kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian, general manager Plaza Balikpapan, dan masih banyak lainnya. Dalam acara ini, Pertamina MOR VI Kalimantan dan Iwapi DPC Balikpapan juga melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) program kemitraan untuk kedua kalinya.

Ketua Iwapi DPC Balikpapan, Ernawaty Gafar di sela-sela acara mengungkapkan, suatu kebanggaan bahwasanya Pertamina telah memberikan kepercayaan kepada Iwapi untuk ambil bagian dalam pemasaran Bright Gas. Perlahan tapi pasti, para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tergabung dalam Iwapi akan menggunakan produk ini dalam menjalankan usahanya.

“Pertamina begitu percaya ke Iwapi Balikpapan untuk membantu menyosialisasikan pemakaian LPG pink. Ke depan, LPG Melon akan ditarik pelan-pelan dari UKM kami yang bergerak di sektor kuliner,” jelasnya.

Baca juga  Jaga Keseimbangan Harga dan Daya Beli Masyarakat, TPID Paser Gelar High Level Meeting

Kegiatan itu pun, lanjutnya, merupakan suatu peluang bagi anggotanya untuk menjadi agen Pertamina. Anggota Iwapo bisa membuka outlet untuk memasarkan produk gas elpiji domestik non-subsidi tersebut.

“Mudah-mudahan ada peluang baru lagi bagi anggota kita dengan menjadi endorse pinky movement. Iwapi bisa menjadi agen-agen dengan membuka outlet-outlet,” ujarnya penuh semangat.

Terpilihnya Iwapi DPC Balikpapan menjadi bagian dalam program Pinky Movement, dia menjabarkan, lantaran pihaknya merupakan pilot project dari Iwapi seluruh Indonesia. Pertamina menilai Iwapi Balikpapan intens membantu para pelaku UMKM.

Untuk diketahui, program Pinky Movement merupakan program perluasan jaringan distribusi resmi produk liquified petroleum gas (LPG) non-public service obligation (NPSO) atau nonsubsidi dalam rangka mendukung dan memastikan penggunaan LPG yang tepat sasaran.

“Jika nanti anggota kita menjadi agen, kita arahkan mereka tidak perlu mengeluarkan uang, tapi dari Pertamina akan membiayai,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, Pertamina MOR VI Kalimantan juga membuka peluang untuk para anggota Iwapi membuka Pertamina Shop (Pertashop). Pertashop ini adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non-subsidi, LPG non-subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Baca juga  Penasaran! Bendungan TelagaSari Balikpapan Menyusut

“Untuk gold hanya Rp 230 juta, berarti kita ambil yang silver. Antusiasme (anggota Iwapi) luar biasa. Hari ini juga kita kedatangan ketua DPC dari Paser, PPU, Bontang, dan Kukar. Luar biasa teman men-support itu,” ujarnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR VI Susanto August Satrio mengatakan, peluncuran Pinky Movement LPG adalah program untuk memberdayakan para pelaku UMKM yang berada di bawah naungan Iwapi DPC Balikpapan agar menggunakan Bright Gas dalam menjalankan usahanya. Selain, pihaknya juga memberikan pembinaan melalui program kemitraan.

“Program kemitraan ini besarnya bervariasi, namun ini lebih lunak dan tidak memberatkan dan dapat memajukan UMKM,” jelas pria berkacamata ini.

Pertamina, lanjutnya, menyasar semua pelaku UMKM. Namun, untuk terpilihnya Iwapi DPC Balikpapan, lantaran organisasi wanita ini banyak membawahi pelaku UMKM yang cukup bertanggung jawab.

“Jadi, beberapa pinjaman lunas dan ekonominya pun berjalan. Jadi, itulah alasan mengapa kita melakukan MoU untuk kedua kalinya dengan Iwapi,” terangnya.

Program kemitraan ini pun dikatakannya juga terbuka untuk para pelaku UMKM yang berada di regional Kalimantan. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana