Jaga Stabilitas Inflasi, TPID Kota Balikpapan dan MUI Selenggarakan Ulama Peduli Inflasi

BALIKPAPAN, PROKALTIM -Dalam rangka menjaga inflasi yang rendah dan stabil, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan kembali menyelenggarakan Ulama Peduli Inflasi (UPI).

Program UPI merupakan kolaborasi TPID Kota Balikpapan bersama MUI Kota Balikpapan untuk menyampaikan imbauan melalui media dakwah kepada masyarakat agar berbelanja secara bijak. Khususnya pada bulan Ramadan dan jelang Idulfitri.

Ketua TPID Kota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan program UPI ini penting. UPI bertujuan untuk mengendalikan inflasi serta menciptakan kondisi umat yang tenang, nyaman, dan berfokus untuk menjalani bulan suci Ramadan 1442 H.

“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada MUI atas kerja sama yang baik dalam menyerukan belanja bijak kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca juga  Semarak Kemerdekaan, Ketua LPM Batu Ampar Apresiasi Pemkot

Sementara itu, Wakil Ketua TPID sekaligus Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kota Balikpapan, Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan lima cara cerdas dan bijak berbelanja. Pertama, belanja sesuai kebutuhan. Kemudian, membuat daftar belanja yang diperlukan. Ketiga adalah membandingkan harga untuk memperoleh harga terbaik.

Keempat, mencari barang pengganti jika barang yang diinginkan mahal. Terakhir adalah tidak menimbun barang atau makanan.

“Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, cara bertransaksi secara nontunai menggunakan QRIS akan lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CeMuMuAH),” tambahnya.

Transaksi non tunai juga memudahkan pencatatan keuangan, sehingga turut mendukung bijak berbelanja. Selain dalam berbelanja, penggunaan QRIS juga dapat diterapkan untuk kepentingan sosial keagamaan, yaitu memudahkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infak, dan edekah(ZIS). Transaksi menggunakan QRIS memiliki keunggulan dapat dilakukan di mana saja, kapan saja. Sedangkan dari sisi masjid atau musala dapat memberikan kemudahan di mana seluruh transaksi ZIS dapat tercatat.

Baca juga  Borneoland Group Gelar Business Meeting 2021 dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi

“Bank Indonesia melalui TPID Kota Balikpapan akan terus memantau perkembangan harga komoditas khususnya pangan strategis dan menjaga kestabilan inflasi melalui strategi 4K,” ujarnya.

Untuk diketahui, strategi 4K ini meliputi keterjangkauan harga, ketersedian pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif untuk mengawal agar inflasi Kota Balikpapan terjaga dalam tingkat yang rendah dan stabil. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana