Penampilan Hudoq Pekayang, Ritual Tercapainya Masa Tanam Padi

Mendengar akan dilaksanakan Event Hudoq Pekayang yang akan diselenggarakan di Kampung Long Pakaq,  Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, rasa hati ingin melancong Kampung Long Pakaq. Keinginan kuat ingin hadir dan menyaksikan langsung acara ritual adat yang exotic.

Maka bersiaplah diriku. Dengan menggunakan Bus Air (Kapal Sungai) dari Samarinda menuju Kampung Long Bagun. Selama tiga hari dua malam aku berada di Kapal. Asyik menikmati perjalanan yang menyenangkan. Menikmati pemandangan indah dan penuh pesona, melintasi kampung-kampung Dayak dan Batu Dinding exotic sambil minum kopi dan mengambil moment dengan memotret.

Selama tiga hari dua malam perjalanan ditempuh melalui jalur sungai. (Foto : Chary Wijayanti)

Sesampainya di Kampung Long Bagun, perjalanan diteruskan dengan naik Longboat. Perahu besar dan panjang special digunakan untuk melewati jeram-jeram. Perahu penuh penumpang melaju melewati jeram-jeram ganas. Ini merupakan perjalanan yg sangat memacu adrenalin tapi sungguh indah.

Baca juga  Jangan Tebang Pilih, Objek Wisata Pemerintah Ditutup, Swasta Dibuka, Saat Libur Lebaran

Saat longboat akan melewati jeram panjang dengan aliran arus deras dan ganas, kami bersama seluruh penumpang di suruh turun. Kami menyisiri pinggir sungai Mahakam perlahan. Karena batu-batunya tajam dan licin.

Wanita suku Dayak Kayan. (Foto: Chary Wijayanti)

Setelah melewati semuanya sampailah kami di Kampung Long Pakaq. Beduk ditabuh menyambut kedatangan rombongan kami. Suasana diselimuti unsur hawa magic dan pengunjung penuh kekaguman. Kampung ini adalah kampung suku Dayak Kayan.

Ritual Hudoq Pekayang diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas tercapainya masa menanam padi. Mereka meminta kepada yang Maha Kuasa agar padi yg ditanam tumbuh subur dan dijauhkan dari segala roh roh jahat yang akan menggangu padi dan kampung. Berharap nantinya panen padi akan berlimpah.

Baca juga  Sandiaga Sasar Peningkatan Keterampilan Digital Pelaku Ekraf dan Pariwisata
Hudoq Pakayang. (Foto: Chary Wijayanti)

Para Dewa yang turun melalui Hudoq memakai topeng dan baju yg dibikin dari daun pisang, melakukan tarian utk mengusir roh-roh jahat sepanjang hari sepanjang malam. Riuh rendah suara hentakan kaki, suara teriakan penari Hudoq yang penuh mistis bersatu dengan suara tabuhan gendang sepanjang hari.

Keceriaan anak-anak Suku Dayak Kayan. (Foto: Chary Wijayanti)

Ini budaya, adat istiadat dan tradisi yg luar biasa. Merinding rasanya menyaksikan kehebatan Budaya Suku Dayak Busang, Long Glaat dan Kayan yang tinggal di Kecamatan Long Pahangai ini.

Penulis: Chary Wijayanti

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana