KPU Balikpapan Tetapkan Kepala Daerah Terpilih, Jadwal Pelantikan Tunggu Gubernur dan Mendagri

BALIKPAPAN, PROKALTIM – KPU Kita Balikpapan menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan terpilih hari ini (19/2) sekira pukul 14.00 Wita. Rapat yang digelar di Auditorium Hotel Novotel Balikpapan ini dipimpin Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha.

Kegiatan yang diikuti seluruh anggota KPU Kota Balikpapan, calon wali kota, partai politik dan gabungan partai politik, serta Bawaslu Kota Balikpapan itu berdasarkan Surat Keputusan Nomor 263/PL.02.6-Kpt/6471/KPI-Koya/XII/2020.

Kemudian, Surat KPU Nomor 152/PY.02.1-SD/03/KPU/II/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih pasca Putusan Dismissal dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PHP KOT-XIX/2021 tanggal 16 Februari 2021 perihal Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan.

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih tahun 2020, Rahmad Mas’ud dan Thohari Azis mendapatkan perolehan suara sebanyak 160.929 atau 62,48 persen dari total suara sah.

Usai pelaksanaan rapat pleno, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menjelaskan, pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan ini seharusnya digelar pada awal Januari. Pelaksanaan rapat penetapan mundur lantaran adanya gugatan hasil perolehan suara.

Baca juga  Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia Balikpapan, Protes Hasil Pemilihan Dewas

“Maka harus menunggu lima hari setelah putusan MK. KPU akanbersurat pada gubernur melalui DPRD untuk dilakukan pelantikan. Masalah pelantikan kapan, itu menjadi domain gubernur dan Mendagri,” ungkap Thoha.

Dirinya pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Balikpapan, baik yang menggunakan hak pilih atau tidak, karena pemilihan kepala daerah pada 9 Desember lalu bisa dilaksanakan dengan kondusif.

“Partisipasi 59,48 persen. Jauh dadi target, tapi setidaknya partisipasi ini adalah kerja keras KPU. Terkait teknis penyelenggaraan, di antaranya, PPK/PPS dan seluruh penyelenggara berupaya mendongkrak partisipasi setinggi-tingginya,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Rizal Effendi mengatakan, pelantikan merupakan domain dari gubernur. Dalam hal ini wali kota hanya menerima dokumen dari KPU, kemudian diserahkan kepada gubernur.

“Nanti yang menentukan jadwal pelantikan adalah gubernur, kami mengikuti saja,” kata wali kota dua periode ini.

Baca juga  Mahasiswa Balikpapan Demo Tolak Kenaikan BBM di Depan Balai Kota

Dirinya juga menyampaikan selamat kepada Rahmad Mas’ud dan Thohari Azis. Terkait penggantian calon wakil wali kota yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, dikatakannya bahwa nanti akan ada mekanismenya.

“Tugas wali kota yang akan datang lebih berat. Pertama karena Covid-19 belum berakhir, kemudian dana pembangunan terbatas sehingga tidak gampang menjalankan visi dan misi yang dicanangkan. Pekerjaan-pekerjaan di periode saya juga ada yang belum terlaksana dan belum selesai,” tutup Rizal.

Wali Kota Balikpapan terpilih, Rahmad Mas’ud mengungkapkan, kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Balikpapan. Perbedaan kemarin sebelum dan saat pilkada merupakan bunga-bunga dalam demokrasi.

“Apa yang saya raih ini adalah berkat perjuangan yang telah mendukung kami, saya dengan almarhum Pak Thohari. Allah mencintai Pak Thohari, tapi Allah lebih menyayangi beliau. Saya tidak akan menyianyiakan apa yang menjadi niat beliau untuk membangun dan bekerja untuk Kota Balikpapan,” ungkapnya sembari meneteskan air mata. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana