+ šŸ‘€

Mr X Tergantung di Pohon Singkong, Jerat Tali Pinggang Hitam Jadi Ciri

saat jasad MR.X telah di evakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda dan PMI, selanjutnya dibawa k RSUD AW Syahrani guna Visum (foto:psamudra/prokaltim.com)

SAMARINDA, PROKALTIM- Penemuan mayat tergantung di pohon singkong besar, menarik perhatian dan menghebohkan warga yang bermukim di belakang ex. Bandara Temindung Jalan Gatot Subroto RT. 27 Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Senin (28/6).

Barang-barang milik korban yang diamankan petugas (foto:psamudra/prokaltim.com)

Berawal dari seorang warga yang sedang membersihkan kebun dikejutkan dengan sesosok jasad yang menggantung dengan posisi leher terjerat ikat pinggang berwarna hitam.

Warga sekitar sudah mencium bau tidak sedap beberapa hari belakangan namun tak menaruh curiga apapun.

“Sudah beberapa hari mencium bau seperti bangkai, dalam pikiran saya mungkin bau bangkai dari binatang, saat pagi ini seperti biasa aktivitas berkebun dan membersihkan sekitaran kebun saya ini kaget saat menengok ke sebelah kanan saya ada orang gantung diri,” Ungkap Ridwansyah yang berkebun dilokasi kejadian.

Baca juga  BINDA Kaltim Kolaborasi dengan Lapas, 326 Dosis untuk Warga Binaan dan Petugas Pemasyarakatan

Sekitar pukul 09.30 Wita jajaran Polsek Sungai Pinang, Tim Inafis Polresta Samarinda dan PMI tiba di lokasi kejadian guna identifikasi awal dan evakuasi.

Aipda Hary Cahyadi Kasubnit Inafis Polresta Samarinda bersama tim gabungan polsek jajaran, tim Inafis beserta relawan Inafis dan PMI telah mengevakuasi jasad korban yang ditemukan menggatung di sebuah pohon singkong yang berstatus Mr X Selanjutnya korban di evakuasi ke RSUD AW.Syahrani guna dilakukan visum.

“Untuk jasad sudah berhasil kami evakuasi, selanjutnya kami bawa ke RSUD. AW. Syahrani guna visum agar mempermudah mendapatkan identitas korban dengan cara mengenali ciri khusus yang ada pada tubuh korban dan kita juga akan gunakan alat IPS-AK23,” Jelasnya.

Baca juga  Covid-19 Melonjak, Binda Kaltim Genjot Vaksin

Dalam proses evakuasi pihaknya mengaku mengalami kendala salah satunya medan yang licin dan posisi korban berada di atas parit.

“Korban berada diatas parit, jalannya licin serta rumput yang menutupi akses menuju korban,” Tambahnya. (Sam/adl)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kaltim News


Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana