Search
Search
Close this search box.

DPRD Soroti Perusda Manuntung

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Padahal besaran penyertaan modal yang telah direalisasikan oleh pemerintah kota tercatat sudah mencapai Rp 40 miliar, dari target Rp 50 miliar. Dari laporan kinerja yang disampaikan, Perusda Balikpapan hanya mampu menghasil pemasukan ke kas daerah sebesar Rp 17 juta per tahun.

Komisi II DPRD Kota Balikpapan menyoroti keberadaan Perusahaan Daerah Manuntung Sukses atau Perusda Balikpapan karena dinilai tidak produktif.

“Saya pribadi tadi bercanda (dalam rapat dengar pendapat) bahwa penghasilan yang mampu dihasilkan oleh Perusda Manuntung Sukses itu masih lebih besar tukang parkir dalam setahun,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid kepada media.

Kata Sukri, dirinya sangat menyayangkan kinerja dari Perusda Manuntung Sukse yang dinilai tidik produktif dalam memberikan kontribusi ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan.

Baca juga  DPRD Balikpapan Bahas Dua Agenda di Rapat Paripurna Ke-30 Masa Sidang III Tahun 2023

Sementara itu dia menjelaskan, karena ketika dilihat dari 9 unit bisnis yang dikembangkan, maka jumlah tersebut dinilai tidak sesuai, kontribusi sebesar Rp 17 juta dalam setahun yang dihasilkan oleh Perusda Manuntung Sukses dinilai terlalu kecil.

“Dengan besaran jumlah pemasukan daerah yang dihasilkan. Padahal dalam peraturan daerah yang sudah disepakati jumlah pendataan modal sudah kita naikkan menjadi Rp 50 miliar, yang saat ini sudah terealisasi sebesar Rp 40 miliar jadi tinggal Rp 10 miliar yang belum direalisasikan buat apa kita membuat BUMD. Kalau setahun hanya mampu menghasilkan sekitar 17 juta, karena dengan dilihat dari 9 unit bisnis yang mereka kembangkan, hal ini memang tidak sesuai,” terangnya.

Baca juga  Gelar Sabtu Minggu Steril, Kodim 0905 Balikpapan Sasar Pasar Inpres Kebun Sayur

Lanjutnya, pihaknya juga berencana akan mengkaji ulang aturan bagi hasil antara Perusda Manuntung Sukses dengan Pemerintah Kota Balikpapan, karena tidak sebutkan prosentase nilai bagi hasil dari laba bersih yang diperoleh setiap tahunnya. Berbeda dengan Perumda Tirta Manuntung atau PDAM yang ditetapkan memberikan kontribusi sebesar 55% kepada kas daerah dari laba bersih. (to)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]