Meregang Nyawa Di Kamar Mandi, Ini Yang Terjadi Pada Pria Asal Kubar Ini

SAMARINDA, PROKALTIM- Seketika ramai warga Jalan Kedondong III RT. 07, Kelurahan Gunung Kelua,  Kecamatan Samarinda Ulu. Dikarenakan ditemukannya pria 53 tahun yang berasal dari Kutai Barat meninggal dunia bernama Ahmad Junaidi Eman, bertujuan hendak berobat namun menghembuskan nafas terakhir di kamar mandi pada Rabu, (2/6).

Mardiana (50) pemilik rumah menjelaskan saat Junaidi tiba dirumah, dirinya masih berada di kebun.

“Sekitar jam 5 sore saya sempat di telepon anak saya,  karena lagi sibuk di kebun  telepon tersebut tidak sempat terjawab,  setelah tiba dirumah, anak saya yang lebih mengetahui kejadian tersebut menceritakan kalau (korban)  sepertinya terkunci di kamar mandi, saat anak saya ingin buang air kecil, diketuk-ketuk tak merespon,” Jelasnya.

Baca juga  Motor Hilang Saat Pengamanan Vaksin, Lina Dapat Tali Asih Rp 5 Juta dari Kapolsek

Mengetahui kejadian tersebut, bergegaslah Mardiana melaporkan ke ketua RT selanjutnya dari pihak RT meminta bantuan Ke Basarnas Samarinda, karena dekat dari lokasi kejadian.

“Saat itu anak saya mengira kalau korban sedang keluar rumah, tapi motornya korban masih terparkir rapi didepan rumah, disitulah anak saya mengira kalau korban terkunci, selanjutnya kami lapor ke Pak RT,” tambahnya.

Korban merupakan kerabat sang suami saat masih bekerja dulu, dan rutin setiap bulan datang ke Samarinda untuk keperluan berobat hingga menginap dirumah Mardiana.

Sekitar pukul 19.00 Wita jajaran polsek Samarinda Ulu, Inafis beserta relawan tiba, guna melakukan evakuasi dan identifikasi awal.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Zaenal Arifin, melalui Kanit Reskrim IPTU Fahrudi menjelaskan setelah mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut, Inafis Polresta Samarinda, PMI serta relawan menuju lokasi kejadian.

Baca juga  F.A Beruang Madu Borneo Balikpapan Mewakili Kaltim, Mengikuti Liga Pelajar Piala Menpora di Bandung

“Sudah kami lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi awal terhadap tubuh korban, korban merupakan warga Kabupaten Kubar, tujuan kemari dalam rangka berobat,” Jelasnya.

Dari hasil olah TKP dan identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dugaan sementara terjadinya serangan jantung, selanjutnya jenazah korban di evakuasi ke RSUD AW. Syahrani. Tutup perwira balok dua itu. (Sam/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana